<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kenapaharuspr.com &#187; Resensi!</title>
	<atom:link href="http://kenapaharuspr.com/category/resensi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kenapaharuspr.com</link>
	<description>Indonesian Public Relations Blog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jul 2010 16:24:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>The Social Network: Film tentang Mark Zuckerberg, Penemuan Facebook, dan Fenomenanya</title>
		<link>http://kenapaharuspr.com/415.html</link>
		<comments>http://kenapaharuspr.com/415.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 13:39:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kenapaharuspr (author)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi!]]></category>
		<category><![CDATA[david fincher]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[facebook movie]]></category>
		<category><![CDATA[mark zuckerberg movie]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[the social network movie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kenapaharuspr.com/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[Saya jamin, siapapun di dunia ini pasti kenal Social Media terbesar di Jagad ini, Facebook. Seberapa kecanduan kah Anda dengan jejaring sosial yang mempunyai lebih dari 500 juta pengguna ini? Seberapa penting Facebook bagi Anda? Jika sangat penting bagi Anda, maka bersiaplah, kisah tentang Mark Zuckerberg, pencipta Facebook, dan bagaimana Facebook ditemukan beserta fenomenanya akan segera muncul di bioskop di seluruh dunia pada  1 October 2010.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kenapaharuspr.com/wp-content/uploads/2010/07/the-Social-Network.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-416" title="the Social Network" src="http://kenapaharuspr.com/wp-content/uploads/2010/07/the-Social-Network.jpg" alt="" width="266" height="390" /></a>Saya jamin, siapapun di dunia ini pasti kenal Social Media terbesar di Jagad ini, <a href="http://blog.facebook.com/" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/blog.facebook.com/?referer=');">Facebook</a>. Seberapa kecanduan kah Anda dengan jejaring sosial yang mempunyai lebih dari 500 juta pengguna ini? Seberapa penting Facebook bagi Anda? Jika sangat penting bagi Anda, maka bersiaplah, kisah tentang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mark_Zuckerberg" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/en.wikipedia.org/wiki/Mark_Zuckerberg?referer=');">Mark Zuckerberg</a>, pencipta Facebook, dan bagaimana Facebook ditemukan beserta fenomenanya akan segera muncul di bioskop di seluruh dunia pada<strong> 1 October 2010.<br />
</strong></p>
<p>Film ini ditulis oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aaron_Sorkin" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/en.wikipedia.org/wiki/Aaron_Sorkin?referer=');">Aaron Sorkin</a> dan diadaptasi dari novel <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ben_Mezrich" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/en.wikipedia.org/wiki/Ben_Mezrich?referer=');">Ben Mezrich</a>, <a href="http://www.amazon.com/reader/0385529376?_encoding=UTF8&amp;ref_=sib_dp_pt#reader-link" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.amazon.com/reader/0385529376?_encoding=UTF8_amp_ref_=sib_dp_pt_reader-link&amp;referer=');">The Accidental Billionaires: The Founding Of Facebook, A Tale of Sex, Money, Genius, and Betrayal. </a></p>
<p><a href="http://www.thesocialnetwork-movie.com/" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.thesocialnetwork-movie.com/?referer=');">The Social Network</a> disutradarai oleh <a href="http://www.imdb.com/name/nm0000399/" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.imdb.com/name/nm0000399/?referer=');">David Fincher</a>, sutradara peraih Oscar yang pernah membuat film <em>Alien 3, Se7en, The Game, Fight Club,</em> dan <em>The Curious Case of Benjamin Button.</em> Tokoh utama dalam film ini adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Jesse_Eisenberg" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/en.wikipedia.org/wiki/Jesse_Eisenberg?referer=');">Jesse Eisenberg</a> yang berperan sebagai Mark Zuckerberg, founder Facebook dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Justin_Timberlake" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/en.wikipedia.org/wiki/Justin_Timberlake?referer=');">Justin Timberlake </a>sebagai <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sean_Parker" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/en.wikipedia.org/wiki/Sean_Parker?referer=');">Sean  Parker</a>, Presiden Facebook, Inc yang sebelumnya adalah founder dari <a href="http://www.napster.com/" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.napster.com/?referer=');">Napster</a>, <a href="http://www.plaxo.com/" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.plaxo.com/?referer=');">Plaxo</a>, dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Causes:_Online_Advocacy_and_Fundraising" target="_blank" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/en.wikipedia.org/wiki/Causes_Online_Advocacy_and_Fundraising?referer=');">Causes, Inc</a>. Film ini diperkirakan akan menjadi film Box Office, mengingat pengguna Facebook yang sangat banyak dan mendunia.</p>
<p>Untuk menambah rasa penasaran silahkan untuk melihat trailer-nya terlebih dahulu.</p>
<p><object width="500" height="306"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/9muex0Gd3nM&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/9muex0Gd3nM&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" width="500" height="306" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><object width="500" height="306"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Esw8F5_GE9s&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/Esw8F5_GE9s&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" width="500" height="306" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Menarik bukan?! Jadi siap-siap kita nobar ya? <img src='http://kenapaharuspr.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>*Ditulis oleh <a onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F2010%2F02%2Fwahana-kebaikan-alam-aqua-aktivasi-brand-melalui-edukasi-konsumen%2F');" href="http://padmanegara.wordpress.com/">Takhta Pandu Padmanegara</a>,     Cyber Public Relations Specialist, Blogger, dan Visual Thinker</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kenapaharuspr.com/415.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Strategi PR: Membangun pencitraan berbiaya minimal dengan hasil maksimal</title>
		<link>http://kenapaharuspr.com/strategi-pr-membangun-pencitraan-berbiaya-minimal-dengan-hasil-maksimal.html</link>
		<comments>http://kenapaharuspr.com/strategi-pr-membangun-pencitraan-berbiaya-minimal-dengan-hasil-maksimal.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 02:20:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kenapaharuspr (author)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi!]]></category>
		<category><![CDATA[jim mcnamara]]></category>
		<category><![CDATA[silih agung wasesa]]></category>
		<category><![CDATA[strategi pr]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kenapaharuspr.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA["Berapa jumlah liputan medianya? Gimana eventnya sukses, berapa banyak yang datang? Wah, orang PR tuh memang cantik-cantik yah? Frameworknya apa? KPI nya gimana?" Begitulah sekelumit masalah dalam dunia Public Relations di Indonesia. PR sering diasosiasikan dengan banyaknya liputan media, wajah cantik yang menawan, KPI dan Framework yang masih di-nomor dua-kan, tidak ditempatkan pada posisi strategis, dsb, padahal PR adalah strategi dasar pencitraan sebuah organisasi, dimana setiap langkah harus bisa diukur dan diduplikasi secara sistematis. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8220;Berapa jumlah liputan medianya? Gimana eventnya sukses, berapa banyak yang datang? Wah, orang PR tuh memang cantik-cantik yah? Frameworknya apa? KPI nya gimana?&#8221;</p></blockquote>
<p>Begitulah sekelumit masalah dalam dunia Public Relations di Indonesia. PR sering diasosiasikan dengan banyaknya liputan media, wajah cantik yang menawan, KPI dan<em> Framework</em> yang masih di-nomor dua-kan, tidak ditempatkan pada posisi strategis, dsb, padahal PR adalah strategi dasar pencitraan sebuah organisasi, dimana setiap langkah harus bisa diukur dan diduplikasi secara sistematis.</p>
<p>Lain dulu lain sekarang. Semenjak US mengalami krisis global dan dunia, khususnya Indonesia terkena imbas dari krisis tersebut. PR kembali dilirik sebagai solusi dari masalah perusahaan yang sangat ketat menjaga stabilitas keuangannya. Bagaimana tetap mempertahankan efektivitas <em>campaign</em> suatu brand dengan <em>low budget high impact</em> dengan menghasilkan output dan outcome yang maksimal? Apalagi ditambah dengan mewabahnya <em>new media</em> dan jejaring sosial, meminjam istilah dari bukunya Brian Solis, <em>putting the public back in Public Relations</em>.</p>
<p>Sebagai junior yang masih belajar di dunia PR, saya sangat senang ketika Silih Agung Wasesa kembali meluncurkan Buku Strategi PR, merupakan edisi revisi dari buku sebelumnya, yang juga sebagai buku pertama dari PR Magic Trilogy.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 260px"><a href="http://strategipr.files.wordpress.com/2010/06/buku-strategi-public-relati1.png?w=250&amp;h=370" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/strategipr.files.wordpress.com/2010/06/buku-strategi-public-relati1.png?w=250_amp_h=370&amp;referer=');"><img class=" " title="Strategi PR" src="http://strategipr.files.wordpress.com/2010/06/buku-strategi-public-relati1.png?w=250&amp;h=370" alt="" width="250" height="370" /></a><p class="wp-caption-text">Strategi PR</p></div>
<p>Buku ini patut menjadi referensi praktisi PR Indonesia dan akademisi karena menyajikan kasus-kasus lokal yang dipaparkan secara sistematis dengan bahasa yang ringan, ditambah kehadiran Jim Macnamara yang ikut berkontribusi di buku ini. Jim menulis dengan sangat <em>ciamik</em> di bagian PR Metrics, tentang bagaimana mengukur kinerja PR dan Corporate Communication (sesuatu yang dinanti oleh praktisi PR dan akademisi komunikasi di Indonesia, &#8220;bagaimana ngukurnya yah?&#8221;)</p>
<p>Buku ini juga menjawab judul dari blog ini, <strong>Kenapa Harus PR</strong>? <img src='http://kenapaharuspr.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>*Ditulis oleh <a onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F2010%2F02%2Fwahana-kebaikan-alam-aqua-aktivasi-brand-melalui-edukasi-konsumen%2F');" href="http://padmanegara.wordpress.com/">Takhta Pandu Padmanegara</a>,   Cyber Public Relations Specialist, Blogger, dan Visual Thinker</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kenapaharuspr.com/strategi-pr-membangun-pencitraan-berbiaya-minimal-dengan-hasil-maksimal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Confucious: Ajaran Nasionalisme ala Cina</title>
		<link>http://kenapaharuspr.com/confucious-ajaran-nasionalisme-ala-cina.html</link>
		<comments>http://kenapaharuspr.com/confucious-ajaran-nasionalisme-ala-cina.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 04:35:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kenapaharuspr (author)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Resensi!]]></category>
		<category><![CDATA[movie review]]></category>
		<category><![CDATA[resensi film]]></category>
		<category><![CDATA[strategi komunikasi dengan film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kenapaharuspr.com/?p=316</guid>
		<description><![CDATA[Memang wajar kalau Cina disebut sebagai pusat peradaban disamping Timur Tengah dan Eropa pada jaman dulu. Ajaran Kong Qie, yaitu Konfusiusisme, murid dari Lao Tse ini sudah ada dari masa sebelum masehi dan masih relevan untuk diterapkan di dunia yang serba kacau ini. Kebaikan, kejujuran, kesopanan, cinta tanah air dan sesama adalah nilai-nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em> </em></p>
<div id="attachment_317" class="wp-caption alignleft" style="width: 222px"><em><em><a href="http://kenapaharuspr.com/wp-content/uploads/2010/03/poster_confucius_01.jpg"><img class="size-medium wp-image-317 " title="poster confucius" src="http://kenapaharuspr.com/wp-content/uploads/2010/03/poster_confucius_01-212x300.jpg" alt="Confucius Movie Poster" width="212" height="300" /></a></em></em><p class="wp-caption-text">Confucius Movie Poster</p></div>
<p><em>Memang wajar kalau Cina disebut sebagai pusat peradaban disamping Timur Tengah dan Eropa pada jaman dulu. Ajaran Kong Qie, yaitu Konfusiusisme, murid dari Lao Tse ini sudah ada dari masa sebelum masehi dan masih relevan untuk diterapkan di dunia yang serba kacau ini. Kebaikan, kejujuran, kesopanan, cinta tanah air dan sesama adalah nilai-nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. </em></p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="560" height="340" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/fjrX1UZXI_A&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="560" height="340" src="http://www.youtube.com/v/fjrX1UZXI_A&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Film yang disutradarai oleh Mei Hu, dan diperankan secara total oleh Chow Yun-Fat sebagai Kong Qie ini memang sarat akan nasionalisme.  Dalam film ini karir politik Kong Qie di kerajaan Lu diperlihatkan oleh sang sutradara, bagaimana dari seorang walikota menjadi seorang menteri hukum dan kemudian menjadi pengganti perdana menteri. Confucious menentang ajaran-ajaran feodal, perbudakan, kekerasan pada wanita dan anak, korupsi, dan politik kotor.</p>
<p>Seperti film kolosal Cina lainnya, saya pasti terkagum-kagum melihat <em>setting </em>cerita ini yang ditata dengan sangat detail sehingga penggambaran era Cina sebelum masehi terlihat sangat indah dan menawan. <em>Mis en Scene </em>(pengadegan) yaitu pencahayaan, pewarnaan, koreografi gerak kamera, pemilihan <em>angle</em> kamera dan pemain-pemainnya sangat baik diterapkan oleh Mei Hu.</p>
<p><strong>Naik dan Datar</strong></p>
<p>Kekurangan pada film ini terletak pada membangun suasana untuk penonton. Pada awal film, penonton awam akan mulai beradaptasi dengan para tokoh yang muncul satu per satu dalam setiap adegan, kemudian penonton juga akan berusaha memahami situasi hubungan Kerajaan Lu dengan kerajaan lainnya. Setelah itu, barulah suasana film terbangun dengan sangat baik, penonton akan tertawa dengan kecerdikan Kong Qie, dan bagaimana penggambaran perang dengan <em>Special Effect</em> yang menarik.</p>
<p>Akan tetapi pada saat pertengahan film menjelang akhir, penonton akan merasa bosan karena suasana setelah naik di awal berbenturan dengan suasana datar di tengah menuju akhir dari film ini. Ini cukup membuat penonton mengantuk sesaat, mulai bermain handphone mereka atau sekedar mengecek kembali apakah snack mereka masih cukup sampai akhir film atau tidak.</p>
<p><strong>Strategi Komunikasi Pemerintah Cina</strong></p>
<p>Dana pembuatan Confucious ditanggung seluruhnya oleh pemerintah Cina. Dalam film sangat jelas terlihat propaganda-propaganda nasionalis dan cinta tanah air negara adikuasa baru ini untuk rakyatnya (dan mungkin untuk masyarakat dunia).</p>
<p>Film Confucious merupakan salah satu implementasi dari strategi komunikasi pemerintah Cina untuk mengangkat semangat Nasionalisme rakyat Cina. Bagaimana seorang rakyat harus rela berkorban untuk negaranya, kesetiaan, dan menunjukkan bahwa <em>The Great Empire of China </em>akan bangkit.</p>
<p>Saat ini, Cina memang sudah menguasai ekonomi dunia, lihatlah barang-barang Cina, meskipun kualitas masih nomor dua, tapi kehadirannya yang ada dimana-mana di seluruh belahan dunia ini membuat ekonomi barat dan timur dibuat pusing. Para ilmuwan Cina yang ada di seluruh dunia diajak untuk kembali ke negaranya memperkuat penelitian di Cina. Terlihat juga bagaimana ketidakberdayaan Google yang ditunggangi oleh pemerintah AS melawan tekanan pemerintah Cina untuk menanamkan nilai-nilai kebebasan dan demokrasi macet di tengah jalan. Hebat!</p>
<p>Lalu, bagaimana dengan Indonesia, seberapa jauh sih apresiasi pemerintah Indonesia terhadap dunia film dan apakah dalam strategi komunikasi, film masuk didalamnya? Tanya saja kepada rumput yang bergoyang, dan mungkin rumput yang bergoyang akan menjawab “Pemerintah Indonesia justru sudah membuat film dengan dana milliaran, dan berhasil membuat rakyat bingung, investor bingung, dan membuat penonton muntah semuntah-muntahnya?”</p>
<p>“Memang filmnya film apa?”</p>
<p>“Itu loh film Pansus Century dan Politikus Genit!”</p>
<p><em>*Ditulis oleh <a onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com/?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F');pageTracker._trackPageview('/outgoing/padmanegara.wordpress.com?referer=http%3A%2F%2Fkenapaharuspr.com%2F2010%2F02%2Fwahana-kebaikan-alam-aqua-aktivasi-brand-melalui-edukasi-konsumen%2F');" href="http://padmanegara.wordpress.com/">Takhta Pandu Padmanegara</a>, Cyber Public Relations Specialist, Blogger, dan Visual Thinker</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kenapaharuspr.com/confucious-ajaran-nasionalisme-ala-cina.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>in progress</title>
		<link>http://kenapaharuspr.com/pr-yang-evaluatif.html</link>
		<comments>http://kenapaharuspr.com/pr-yang-evaluatif.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 12:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kenapaharuspr (author)</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kenapaharuspr.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[
&#8230;&#8230;. in progress &#8230;..
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-4" href="http://kenapaharuspr.com/?attachment_id=4"><img class="alignnone size-full wp-image-4" title="300x250" src="http://kenapaharuspr.com/wp-content/uploads/2009/09/300x250.gif" alt="300x250" width="300" height="250" /></a></p>
<p>&#8230;&#8230;. in progress &#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kenapaharuspr.com/pr-yang-evaluatif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
