Home » Integrated Marketing Communication
Category: Integrated Marketing Communication
SharePada tulisan bagian pertama, kita sudah tahu bahwa afirmasi psoitif bisa jadi jimat yang dahsyat bagi sebuah merek. Lalu bagaimana jimat ini dapat meminimalkan biaya komunikasi merek? Ya, jimat dapat berfungsi meminimalkan biaya komunikasi merek karena langsung dibicarakan di sumbernya. Tak perlu melalui media iklan dan sejenisnya. Benar-benar langsung masuk ke kebutuhan dasar konsumen yaitu [...]
ShareBagi anda para praktisi komunikasi, terutama PR, pasti telah akrab di telinga anda mengenai CSR (Corporate Social Responsibility) kan? Ya, program ini sedang marak dilakukan oleh organisasi / perusahaan seperti yang telah tertuang dalam UU No.40 Tahun 2007 pasal 74, UU No 25/2007 tentang Penanaman Modal Pasal 15, ataupun UU No 19/2003 tentang BUMN pasal [...]
ShareSudahkah perusahaan Anda melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) ? Jika belum, sudah saatnya perusahaan Anda untuk merumuskan kegiatan yang bertujuan menjaga keseimbangan antara dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan ini. Apalagi, perusahaan memang sudah diwajibkan mempunyai kegiatan CSR menurut UU No 40 Tahun 2007 pasal 74, UU No 25/2007 tentang Penanaman Modal Pasal 15, serta [...]
ShareHal pertama yang penulis ingat ketika mendengar berita bom bunuh diri adalah film Hanung. Ya, beberapa hari sebelumnya Sutradara Hanung Bramantyo merilis film baru dengan judul “?” (baca : Tanda Tanya). Bagi yang sudah melihat, pastinya tahu mengapa saya bisa melihat persamaannya. Benar, keduanya sama-sama menyoroti toleransi antarumat beragama. Isu yang coba ditawarkan lewat film [...]
Saat kecil, saya paling suka belanja di warung Sadimin dan Papa Henry. Kedua warung tersebut dimiliki oleh orang tua teman saya, sehingga ada semacam perasaan tertentu ketika berbelanja di warung tersebut. Sehari, saya bisa tiga-empat kali bolak-balik untuk membeli sesuatu. Saya suka, karena mereka memanggil saya dengan nama kecil, menanyakan kabar bapak-ibu, dan sedikit berbicara masalah kampung. Terkadang, mereka bercerita tentang masa kecil saya yang tidak pernah diceritakan oleh orang tua saya. Sebuah sentuhan emosional yang tidak bisa dilakukan oleh modern retail market seperti Carrefour, Alfamart ataupun Indomart.